Hijrah Sasha

Kisah Inspiratif

                       
                           Cerita Hijrah Sasha
     Ada seorang perempuan yang menuturkan kisahnya dalam sebuah film pendek mengenai hijrahnya. Dia bernama Sasha. Sasha menceritakan tentang proses perjalanan hijrahnya demi mendapatkan laki-laki yang Sasha suka.
     Pada suatu hari Sasha pergi ke salah satu toko buku. Ketika Sasha akan mengambil salah satu buku yang Sasha suka, tiba-tiba ada seorang laki-laki mengambil buku yang sama sehingga tangan mereka bersamaan memegang buku itu. Laki-laki itu bernama Bima. Bima merupakan kakak tingkat Sasha pada waktu kuliah. Entah mengapa Sasha menjadi sangat bahagia setelah kejadian itu dan Sasha pun menceritakan kejadian itu kepada sahabatnya yang bernama Jihan.
     Sasha menceritakan perasaan kagumnya kepada Bima. Dia menjelaskan kepada Jihan bahwa Bima itu merupakan sosok laki-laki langka yang setiap harinya diisi dengan menambah ilmu dengan membaca buku. Dan dia menjelaskan bahwa Bima itu menjadi tempat bertanya teman-teman dan adik tingkatnya. Bima terkenal dengan kecemerlangan otaknya tetapi dia rendah hati sehingga banyak orang yang kagum terhadapnya. Dan yang paling keren dari Bima itu dia berusaha shalat di masjid terus. Sasha meminta bantuan kepada Jihan untuk mengubah penampilannya. Jihan mengatakan jika Sasha ingin berjodoh dengan Bima Sasha harus hijrah agar Bima terpikat kepada Sasha.
     Sasha memutuskan untuk berhijrah dan menerima bimbingan dari Jihan. Pada hari-hari berikutnya Sasha benar-benar mengubah dirinya menjadi lebih baik dengan memulainya mendisiplinkan diri, contohnya yang paling sederhana yaitu bangun subuh, lebih mendekatkan hubungannya dengan ibunya, dan menggantikan semua pekerjaan rumah yang tadinya dilakukan oleh ibunya menjadi dilakukan Sasha. Meskipun berat bagi Sasha untuk melakukannya tetapi Sasha berusaha menjadi lebih baik.
     Kemudian Sasha berangkat bekerja dengan menggunakan pakaian yang sangat berbeda dari biasanya. Sasha menggunakan pakaian yang lebih menutup auratnya. Sasha terlihat menjadi lebih pendiam. Banyak orang yang heran dengan penampilan dan sikapnya, bahkan saat di kantor Sasha menerima kritikan dari Ajis yang merupakan seorang karyawan tetapi Sasha membiarkannya saja karena Sasha sadar bahwa perubahannya tidak dapat langsung diterima oleh semua orang.
     Keesokan harinya Sasha akan bertemu dengan Bima karena ada sesuatu pekerjaan yang akan dibicarakan. Mereka akan bertemu di salah satu cafe. Sasha menunggu Bima karena Sasha datang lebih awal. Tak lama kemudian Bima datang dengan menggandeng seorang wanita muslimah cantik yang berdiri tegak disampingnya. Bima memperkenalkan wanita itu adalah istrinya yang bernama Hana.
     Sasha mengetahui kebenarannya bahwa Bima sudah mempunyai seorang istri. Sasha menyadari bahwa pada saat itu dia Hijrah untuk mendapatkan Bima. Sasha berusaha menerima keadaan tetapi tidak membuat dia sakit hati, malah Sasha sangat bersyukur karena dengan perubahannya sahsa menjadi lebih dekat kepada Allah dan kepada ibunya. Dan bahkan Sasha mendapatkan banyak penghargaan di kantornya. Sasha mendapatkan banyak hikmah dari cerita hijrahnya yang awalnya hijrah untuk mendapatkan laki-laki yang dia suka tetapi akhirnya Sasha menyadari bahwa hijrahnya untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah. Sasha pula mendapatkan sosok pengganti Bima yang lebih berakhlak.
   

Komentar